Review Kelebihan dan Kekurangan Oli Gulf TEC TD 10w-40 di Yamaha Jupiter Z1

Jetwahid.com – Selamat pagi sobat, apa kabar.. Semoga sehat wal’afiat.. Nampaknya kebersamaan dengan oli Gulf ini harus diakhiri sampai disini, hiks.. Ya memang sudah EOL dan saatnya di drain.. Haha.. Pertama kali tuang tanggal 7februari 2019 dan kemarin di drain tanggal 6april 2019, itu artinya oli ini mampu bertahan selama dua bulan dan sesuai dengan target saya yang memang menginginkan kalau oli yang saya pakai minimal bisa digunakan selama itu, ya syukur-syukur bisa lebih.. Hehe.. Nah, bagaimana plus minus oli ini, cekidot sob…

Dewasa ini “oli sesat” sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita karena memang sudah banyak yang memakainya di motor kesayangannya, tak terkecuali saya yang sudah sejak dua tahun yang lalu tersesat dijalan yang benar.. Haha..

Awalnya memang coba-coba dan tergiur oleh katanya katanya.. Ah daripada penasaran mending langsung nyemplung aja sekalian.. Daaannn akhirnya menyesal.. Menyesal kenapa enggak dari dulu.. Xixi.. Saya ga nyaranin ya sob, tapi kalau mau pakai silahkan saja, resiko ditanggung sendiri..

Nah, kali ini saya memakai oli GULF TEC TD 10w-40 yang berwarna merah.. Oli ini saya dapatkan dari sahabat, admin 78deka.com, seorang dokter yang hobinya mengoleksi mainan anak-anak.. Wong tuwek kok doyannya mainan anak-anak.. Wkwkwkwk..

Bagaimana kelebihan dan kekurangan oli ini, mangga disimak sob..

Merubah karakter motor. Motor yang saya gunakan sehari-hari adalah yamaha Jupiter Z1, motor ini secara spek merupakan motor yang overstroke, artinya colek dikit langsung wusss.. Tapi tidak ketika menggunakan oli ini, karakter tenaganya sedikit berubah sob, bawahnya agak lemot dan butuh tarikan gas agak dalam, tenaganya baru keluar di kitiran menengah ke atas.. Mirip-mirip lah sama motor dengan karakter mesin overbore.. Ini sebenarnya bisa menjadi kelemahan, tapi saya anggap kelebihan karena bisa merasakan sensasi lain dari karakter motor yang sebenarnya.

Mampu memaksimalkan potensi power. Masih berkaitan dengan nomor satu, sepertinya motor bisa berkitir lebih tinggi lagi.. Saya pernah mencoba meraih topspeed, tentunya di tempat dan sikon yang tepat ya sob, sayangnya speedometernya sudah mati dan treknya yang kurang panjang jadi kurang maksimal, tapi yang saya rasakan sampai di top gear akselerasinya cukup lumayan cepat dan sisa gasnya masih ada..

Bisa diandalkan di situasi ekstrim sekalipun. Sebagai ojol, saya kadang dikasih orderan yang jaraknya AKAP yang kadang kita tidak tahu kondisi lalu lintas di daerah yang dilewati, sering mengalami kemacetan yang parah diterik matahari yang menyengat serta harus menempuh perjalanan berjam-jam, sama sekali motor tidak mengalami yang namanya overheat.. Ini salah satu andil dari oli yang kita pakai cukup bisa diandalkan..

Longdrain. Kriteria oli yang mau saya pakai itu harus bisa dipakai secara maksimal dan sesuai dengan apa yang saya inginkan. Sang empunya oli Gulf Tec TD ini telah menjelaskan keunggulan-keunggulan oli ini dibandingkan dengan oli yang lain yang head to head dengannya, dan ternyata oli ini memang sudah sesuai dengan ekspektasi saya.. Bisa digunakan dengan waktu tempuh selama dua bulan.. Jarak tempuhnya jangan ditanya ya sob, karena odometernya mati, kalaupun nyala saya ga tega bilangnya.. Haha.. Tahu sendirilah ojol gimana, sehari bisa menjelajah ratusan kilometer.. Hehe..

Motor terasa ringan. Setelah mencoba dan merasakan berbagai oli sesat, satu hal yang sama adalah feel motor terasa ringan sekali, entah sugesti atau apalah namanya, akselerasinya terasa enteng sekali.. Begitupun ketika memakai oli ini.. Rasanya sama saja dengan oli yg pernah saya pakai sebelumnya.. Tapi ada yang spesial sob, ketika bawa boncenger biasanya tarikan awal suka agak ngeden gitu, apalagi setelah melewati polisi tidur, wajarlah ya kan bawa beban lebih, tapi tidak ketika pakai oli ini rasanya enteng aja gitu sob.. Cocok sebenarnya buat ojol seperti saya.

Perlu pembiasaan. Ada yang unik ketika pakai oli ini, yaitu ketika kita sedang berakselerasi dan menuju ke top gear, ga bisa sembarangan euy ngebejek gasnya, jadi kudu halus gitu narik gasnya.. Pas saya narik gasnya kasar, eehh tiba-tiba loss power, entahlah apa yang terjadi.. Tapi ketika ngurut gasnya secara halus dan terukur, powernya malah semakin lama semakin kencang.. Haha.. Aneh.. Hal ini sudah saya coba berkali kali sob, hasilnya ya tetap begitu.. Entahlah kalau di motor yang lain.

So, dengan harga yang relatif murah dan memiliki berbagai keunggulan, oli Gulf TEC TD ini bisa jadi salah satu alternatif pilihan “oli sesat”

Ok sob, sekian dulu ya.. Terimakasih sudah mampir.. See you

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.