Pengalaman Memakai Berbagai Jenis Oli.. Gulf Formula G Bikin Puassss..

Jetwahid.com – selamat pagi sobat.. Apa kabar? Membahas tentang perolian, pasti juga akan terjadi pro dan kontra, masing-masing punya argumen yang menguatkan.. Ada yang bilang oli ini bagus, oli itu bagus, yang ono bagus.. Ah mimin mah nyimak aja, ga mau ambil pusing.. motor guweh ini, terserah guweh dong mau dipakein oli apa. Hahaha.. Setidaknya sampai saat ini sudah 3 macam jenis oli yang sudah di minumin ke motor mimin yaitu si Jet Wahid (Jupiter Z1), diantaranya oli yamalube, pertamina fastron techno dan Gulf.. Yang pertama tentu saja yamalube karena begitu keluar dari dealer dan saat ganti oli pertama tiba pasti pakai oli standarnya.. Yamalube memiliki berbagai varian seperti warna silver, gold dan sport.. Semuanya pernah di coba dan hasilnya kurang memuaskan, karena “enaknya” cuma sampai seribuan KM dan harus ganti oli tiap bulan.. Mungkin di motor yang lain hasilnya akan berbeda.. Kurang lebih selama setahun si jet wahid pakai oli yamalube berbagai varian.. Karena merasa kurang puas akhirnya mencoba searching dan tanya-tanya ke teman serta forum yang membahas tentang oli lain yang lebih bagus..

Setelah menimbang, menyimak dan berfikir sampai ratusan kali.. Bhuahaha.. Akhirnya memutuskan untuk beralih ke “oli sesat”… Wjwjwjwj.. Oli sesat yang pertama dipakai adalah Pertamina Fastron Techno warna hijau atau si HULK.. Belinya selalu di SPBU terdekat, ga pernah di toko lain, biar terjamin keasliannya.. Hehe.. Oh iya, tiap-tiap SPBU harganya ternyata beda. Pernah beli di SPBU A harganya sekian, terus di SPBU B harganya lebih murah 8ribuan..

Oli pertamina fastron techno (PFT).. karakternya bisa saya bilang “super stroke” karena motor jadi mempunyai akselerasi yang maknyusss dan sudah berasa sejak putaran bawah sampai menengah, serta tiap gigi nafasnya menjadi lebih panjang bahkan gigi 3 bisa sampai 100kpj.. Cocok sekali buat di daerah yang sering kena macet atau stop&go.. Si jet wahid mudah sekali menyalip kendaraan-kendaraan di depan, dan juga ga perlu sering-sering oper gigi.. Sebenarnya sih sudah sangat cocok dan pas dengan apa yang diinginkan.. Performa ok, akselerasi maknyus, longdrain alias masa pakainya juga lumayan lama, bisa lebih dari 5.000 KM. Namun rasa penasaran mengalahkan segalanya.. Ingin mencoba sensasi lain yang berbeda.. Xixixi..

Kemudian ada tawaran dari seorang dokter gaholll yang menawarkan oli Gulf, tanpa fikir panjang beralih lah ke oli gulf yang direkomendasikan oleh pak dokter tersebut.. Yang pertama di coba adalah gulf Max XL.. Oli ini bisa dikatakan kurang sesuai ekspektasi karena performanya biasa saja, sedikit dibawah PFT tapi lebih baik dari oli standarnya.. Akselerasi bawahnya kurang nendang, atasnya terasa agak berat sedikit tapi menyenangkan, mirip-mirip motor overbore lah.. Hehe.. Namun masa pakainya lumayan lama. Kapok? Tentu tidak.. konsultasi lagi dengan pak dokter.. akhirnya beliau memberikan oli gulf lainnya yang lebih baik lagi yaitu Gulf Formula G..

Setelah beberapa minggu pakai, baru lah terasa perbedaannya dengan oli sebelumnya.. Karakternya sangat berbeda sekali dari oli-oli sebelumnya yang pernah dipakai.. Bisa mimin katakan kalau oli ini seperti punya karakter perpaduan PFT dan Gulf Max XL… Kalau PFT punya karakter overstroke dan Gulf Max XL karakternya overbore, maka Gulf Formula G ini jadi “nearsquare”.. Xixixi.. Kalau sewaktu pakai PFT gigi 3 bisa sampai 100kpj, sekarang cuma bisa sampai 80kpj tapi begitu shifting ke gigi 4 akselerasinya masih ngisi terus dan masih kuat.. Seandainya punya gigi 5.. Hihihi..

Yang paling menyenangkan setelah pakai oli Gulf Formula G adalah:

  • Akselarasi motor di kitiran bawah tidak terlalu jengat seperti waktu pakai PFT.. Namun bisa diandalkan pada saat di kejar waktu
  • Kitiran atasnya menyenangkan
  • Tidak ada perubahan performa yang berarti dari awal pakai sampai masa pakainya berakhir..
  • Overall performanya oke punya..
  • Masa pakai lumayan lama, bisa sampai 4 bulan lebih.. Namun jarak tempuh tidak diketahui karena odometernya kebetulan sedang rusak (Kemungkinan 5.000 KM lebih)..
  • Suara knalpot sedikit lebih empuk
  • Panas mesin menjadi lebih adem..
  • Mampu memaksimalkan performa yang ada

Begitu kira-kira yang dirasakan di motor mimin. Hasilnya bisa saja berbeda di motor lain.. Oh iya, kalau masih ragu pakai “oli sesat” lebih baik jangan di coba.. Ganti oli kok coba-coba.. Ngoahaha..

Ok sobat.. Sekian dulu ya.. Terimakasih sudah mampir.. See you

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *