Jalan Yang Rusak Selama 10 Tahun, Ditanami Pohon Pisang.. Warga Tuntut Perbaikan Jalan..

Selamat pagi sobat.. Apa kabar? Hari kamis tanggal 22 februari 2018, ada kabar yang kurang baik nih dari salah satu desa di kecamatan cidahu kabupaten sukabumi, yakni desa Pasir Doton, dimana akses jalan menuju desanya tak kunjung diadakan perbaikan, warga sekitar pun sepakat mengadakan demo, salah satu caranya adalah dengan memblokir jalan dan menanam pohon pisang di ruas jalan yang rusak tersebut.

Aksi warga pun sukses menarik perhatian dan akhirnya ramai dan viral di sosial media, salah satunya yang mimin lihat di facebook. Warga net pun ramai memberikan komentar-komentar yang menginginkan segera diadakan perbaikan jalan.. Warga sebenarnya sudah menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah, tapi selama 10 tahun terakhir tak kunjung membuahkan hasil..

Akhirnya aksi warga pun berakhir setelah camat cidahu, ading ismail, menemui para peserta aksi dan melakukan dialog di kantor desa Pasir Doton.. Berikut pernyataan camat cidahu yang mimin kutip dari radarsukabumi.com

“Dalam kurun waktu satu tahun selama menjabat, saya telah mengusulkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Warga untuk melakukan perbaikan jalan ini. Tapi memang belum ada realisasi”..

“Kami langsung lakukan koordinasi dengan instansi terkait jawabannya cukup bagus, selanjutnya kita tunggu saja realisasinya”..

Aksi demo seperti ini pun sebenarnya sering terjadi di berbagai daerah yang akses jalannya rusak seperti itu.. Harapannya ya semoga didengar oleh pihak-pihak terkait dan segera dilakukan aksi nyata, tidak sekedar janji-janji belaka..

Last, semoga semuanya berakhir dengan damai, aman, sentosa dan warga sekitar segera dapat menikmati akses jalan yang lebih baik lagi sehingga aktivitas warga dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya tanpa ada kendala apapun..

Berikut foto-foto terkait:

Ok sobat, sekian dulu.. Terimakasih sudah berkunjung.. Artikel lainnya dibaca juga ya.. See you.

sumber: radarsukabumi & FUC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *